Pengalaman Berkirim Surat via Aplikasi Slowly




Hai guys,
Hari ini aku mau ceritain pengalamanku pakai salah satu aplikasi yang menurutku sangat bermanfaat di musim pandemi seperti ini. Jadi akhir-akhir ini, aku aktif pakai aplikasi SLOWLY. Aplikasi apakah ini? Jadi ini aplikasi pertemanan untuk berkirim surat dengan teman-teman baru di seluruh dunia.

Konsepnya sama banget dengan surat-suratan jaman dulu yang dikirim via pos dan pake prangko. Jadi aplikasi ini, gak kaya email yang begitu dikirim langsung beberapa menitnya sampai. Surat yang kita kirim via aplikasi Slowly ini akan makan waktu sebelum sampai ke penerima. Berapa lama? Tergantung jarak si penerima dan pengirim.

Contohnya, aku berkirim surat dengan sahabat penaku yang ada di Amerika. Suratku akan sampai kira-kira 2harian. Sementara, suratku untuk sahabat penaku yang ada di Filipina, akan sampai hanya sekitar 8jam saja. Mungkin itu kenapa, nama aplikasi ini Slowly, karena memang perlu waktu untuk surat itu sampai di tangan penerima.



Menunggu memang kadang membosankan, tapi seringkali juga mendebarkan. Surat-surat yang datang dan butuh waktu untuk ak terima, cukup membuatku penasaran dan gak sabar untuk baca. Aku baru aja join aplikasi ini, kurang lebih semingguan, tapi udah banyak punya sahabat pena. Emang dasarku suka nulis, cerita dan kenalan dengan teman-teman baru.

Nah, digambar di atas, keliatan kan kalau ada 6 surat yang sedang on the way ke alamatku. Keliatan juga itu surat dari siapa yang tinggal dimana. Menariknya lagi, setiap surat ada estimasi waktu sampainya. Jadi walaupun makan waktu untuk sampai ke alamat kita, suratnya gak akan nyasar kaya surat-suratan jaman kita dulu hehe.

Ohya, aplikasi ini juga semakin menarik karena kita bisa bikin avatar sendiri untuk foto profile kita. Kita juga bisa pilih nama pena yang kita mau. Sementara, untuk mencari sahabat pena, kita bisa cari berdasarkan umur, gender, tempat tinggal, ketertarikan, bahkan zodiac! Jadi kita bener-bener bisa menentukan mau ngobrol sama siapa dan kira-kira apa topik obrolannya.



Ohya, ini bukan aplikasi jodoh macamnya tinder ya, hehe, walaupun bisa juga sih untuk cari jodoh. Cuman, keberadaan aplikasi ini sepertinya memang dititikberatkan untuk pertemanan. Kebanyakan penggunanya aku lihat adalah perempuan, setidaknya sahabat penaku kebanyakan perempuan. Mungkin karena cowok-cowok malas ya surat-suratan kaya begini hehe.

Sepanjang aku pakai aplikasi ini, aku cukup merasa aman. Jadi gak ada yang trash talking atau ujug-ujug bicara yang vulgar. Semuanya berkirim surat dengan sangat sopan layaknya orang yang baru kenal. Setelah beberapa saat berbalas surat, baru kita mulai akrab kaya temenan! Seru banget looo.

Di masa pandemi ini, kebanyakan dari sahabat penaku akan cerita soal kondisi mereka saat ini. Kami juga saling berbagi cerita tentang situasi negara dan harapan-harapan setelah pandemi ini berakhir. Aplikasi ini cukup membantu memenuhi kebutuhanku berinteraksi dengan orang lain.



Bahasa yang digunakan kebanyakan Bahasa Inggris. Jadi selain punya teman baru, aplikasi ini juga bisa jadi latihan memperlancar Bahasa Inggris bagi yang baru belajar dan butuh teman bicara.

Ohya, satu lagi! Kita juga bisa ngumpulin prangko lo dari sahabat pena kita. Bener-bener kaya surat-suratan jaman dulu kan? Aku udah ngumpulin beberapa perangko dari sahabat-sahabat penaku di luar sana. Seru banget! Kalian udah pernah coba aplikasi ini? Boleh share pengalaman kalian ya di kolom komen ya 🙂




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*