Cara Legalisir Dokumen ke KEMENKUMHAM dan KEMENLU RI




Hai hai…

Apakah kalian saat ini sedang bingung gimana caranya melegalisir dokumen ke Kemenkumham dan Kemenlu? Hmmm…kemarin itu juga ak soo pusying karena tiba2 diminta untuk menyerahkan dokumen yang sudah dilegalisir oleh 2 kementerian yaitu Kemenkumham dan Kemenlu untuk proses mengurus pernikahan dengan suamiku, Marcio, WNA Portugal.

Nah, langsung aja aku kasi tau step2nya supaya kalian ga sepusing aku kemarin. Untuk melegalisir dokumen ini, caranya cukup mudah dan MURAH! Yang terakhir bikin aku happy banget, yang penting kita punya waktu untuk ngurusnya. Better sih ngurus sendiri, karena seriously ini jauh lebih murah kalau dicompare dengan minta agen untuk urusin.

Langkah Pertama: Siapkan Dokumen

Siapkan dulu dokumen2 yang mau kalian legalisir. Kalau kemarin itu, dokumen yang mau aku legalized adalah akta lahir, Surat Keterangan Belum Menikah (SKBM) dan Perjanjian Pranikah (Prenup). Untuk akta lahir ak fotocopy dan copyannya kulegalisir dulu ke Notaris terdekat. Untuk SKBM yang akan kulegalisir adalah aslinya, jadi ak ga copy. Prenup juga begitu, yang aku mau legalisir adalah dokumen asli yang sudah aku daftarkan ke Pengadilan Negeri sebelumnya. Jadi kalian make sure dulu dokumen apa yang mw kalian legalisir ke Kemenkumham dan Kemenlu, apakah itu asli atau copyannya. Kalau copyannya apa perlu dilegalisir dulu ke pejabat pemerintah yang lain atau gimana, jadi pastikan itu dulu ya.

LEGALISASI KE KEMENKUMHAM

Langkah Kedua: Daftar Onlike ke Web Legalisasi AHU

Setelah dokumen ready, jangan buru2 berangkat. Inget, untuk legalisir ini, kita udah dipermudah banget sama pemerintah, jadi kita bisa daftar via online. Silakan daftar online dulu ke legalisasi.ahu.go.id . Selanjutnya kalian login dengan username dan password yang dikirim ke email kalian. Di web ini ada panduan cara untuk melegalisasi dokumen, tapi sebenernya tanpa baca pun, kalian yang cukup tech savvy dan sering berkutat dengan login2 dan upload2 gak akan menemui masalah berarti.

Langkah Ketiga: Upload Dokumen dan Tunggu Notifikasi

Upload dokumen2 kalian. Seriously, hanya ikuti aja step2nya. Misalnya dokumennya tentang apa, tinggal klik. Dokumennya apa, tinggal klik. Negara tujuannya kemana, tinggal pilih. There won’t be a problem. Masalahnya mungkin nanti di bagian nama pejabat yang menandatangani dokumen. Nah, silakan berdoa pejabat yang menandatangani dokumen kalian terdaftar di web ini, karena kalau tidak terdaftar, kalian harus upload spesimen tandatangan pejabat tersebut. Dimana cari spesimen ini? ya di kantor pejabat tersebut hehhee… But guys, jangan terlalu worry! Karena aku yang berasal dari kota kecil di Utara Bali sana aja, pejabatnya terdaftar di web, jadi aku ga perlu upload spesimen hehe (walaupun udah aku siapin juga sih).

Nah, FYI, misalnya kayak kasusku, akta lahirku ditandatangani sama pejabat X dan selanjutnya dilegalisir oleh notaris Y, maka nama pejabat yang kalian masukkan di web adalah Notaris Y ya, bukan pejabat X tersebut. Aku pertama kali salah soalnya hihihi…

Selanjutnya tinggal tunggu notifikasi apakah dokumen kalian diterima atau gagal. Kira2 sekitar 1-2 hari. Aku inget uploadnya siang, besoknya udah dapet notifikasi. Ohya kalau gagal sering kali karena kaya masalahku di atas, jadi harusnya notaris Y tapi aku malah masukin pejabat X. Atau bisa juga karena scan dokumen kalian kurang jelas, jadi make sure itu jelas.

Langkah Keempat: Download Voucher

Setelah dokumen kalian diterima, akan ada pilihan download voucher. Voucher ini digunakan untuk membayar dokumen kalian. Biaya untuk satu dokumen adalah Rp. 25.000, kebayangkan murah banget!! Kalau di agen bisa dicharge sampe ratusan lo. Jadi total aku bayar untuk 3 dokumen itu cuma Rp. 75.000

Langkah Kelima: Pembayaran dan Pengambilan Stiker

Pembayarannya bisa dilakukan melalui beberapa bank, tapi saranku, dateng aja langsung ke Gedung CIK’s dan bayar di Bank BNI sana, karena setelah bayar kalian juga harus ambil stikernya di tempat yang sama, so it’s really nothing to lose.

Gedung CIK’S, Jl. Cikini Raya No.84-86RT.14/RW.5, Cikini, Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10330, Indonesia
Hari Kerja dan Jam Kerja: Senin-Jumat, 08.00-15.00 WIB

Kalian tinggal kesana, dan tanya resepsionisnya yang baik, ramah dan murah senyum, nanti dikasi tau deh tempatnya. Disana ada konter BNI, kalian tinggal tulis kode voucher, tunggu dipanggil dan bayar. Setelahnya dikasi kertas gitu untuk dibawa ke Loket 1. Serahkan deh bukti bayarnya ke Loket dan tunggu dipanggil. Setelah dipanggi, Voila! Kalian dapet stickernya, yang LANGSUNG bisa kalian tempel di space kosong dokumen kalian. Bingung dan gak yakin? tanya aja mbak resepsionisnya, nanti doi kasi tau. Doi helpful banget lo, mudah2an gajinya dinaikin, aku dua kali kesana dua kali juga dilayani dengan ramah dan senyum.

LEGALISASI KE KEMENLU

Langkah Keenam: Install Aplikasi Legalisasi Kemenlu di Android dan Daftar Online

Yes, ini hanya di Android! Yang pake ios, gak usah sok ubek2 hehehe.. gak punya android? pinjem dulu hape temen atau sodara ya. Setelahnya, lebih mudah dari aplikasi AHU, kita tinggal klik2 isi apa yang diminta. Informasi yang diminta semuanya ada di stiker yang dikasi sama KEMENKUMHAM, jadi ya emang ke link gtu, abis Kemenkumham trus Kemenlu. Dan kita harus upload dokumen semuanya termasuk halaman yang sudah ditempeli stiker KEMENKUMHAM. Pastikan fotonya jelas ya, supaya langsung di approve.

Langkah Ketujuh: Tunggu Notifikasi dan Lakukan Pembayaran

Jika diapprove, kalian akan dikasi info jumlah pembayaran dan kemana harus membayar. Btw, setelah notifikasi diterima, saat itu juga kalian harus lakukan pembayaran ya, I mean di hari yang sama, jangan besoknya. Biaya satu dokumennya Rp. 25.000 juga, so totalnya Rp. 75.000. Aku inget awalnya aku mau transfer via ATM Mandiri, tapi entah kenapa bermasalah, langsung aja aku freak out, dan pergi ke tellernya untuk melakukan pembayaran, dan yeaayy berhasil! Selanjutnya tinggal upload bukti bayar ke aplikasi yang sama di Android kalian.

Langkah Kedelapan: Tunggu Notifikasi dan Informasi Pengambilan Sticker

In no time, akan ada notifikasi kalau pembayaran kalian sudah diapprove dan info jam berapa kalian harus ambil stickernya. Jadi ga ada lagi tu namanya nunggu seharian dari pagi tapi ngambilnya sore hari hihi. Kemarin aku diinfo ngambil jam 13:30, so aku datengnya on time ke Kemenlu.

Langkah Kesembilan: Pengambilan Stiker ke Kemenlu

Besoknya saya ke Kemenlu, awalnya sempat bingung dimana ngambil sticker, but guys, kalian harus selalu inget MALU BERTANYA SESAT DI JALAN. Jadi, tanya2 aja, gpp dikira amatir yang penting gak nyasar hehehe. Aku nanya ke securitynya dan doi langsung kasi tau dimana gedungnya. Masuk kesana aku ambil nomer antrian, tinggal tunggu antrian dipanggil trus aku taruh dokumenku, dan setelahnya VOILA!! udah ada stiker nangkring di dokumenku! Happynya…

So ya, that’s it guys langkah2nya, cukup simple ko dan muraaahh… Jadi jangan takut urus surat2 ini sendiri ya. Ga makan waktu juga, karena kalau ijin kantor juga paling cuma 1-2 jam untuk pengambilan stiker, bener2 a piece of cake. Aku sempat denger ada temenku sampe keluar jutaan untuk legalisir dokumen ini. Oh, God! Jadi silakan dipertimbangkan dan selamat berjuang 🙂




45 Comments

    • Notaris mana aja boleh say. Saya tinggal di Jakarta Barat, saya google aja notaris terdekat.
      Jadi gak harus spesial gtu. Saya juga lupa namanya siapa, soalnya kemarin cuma google notaris terdekat gitu aja.

  1. hi Mba Ari, makasih banyak infonya sangat membantu.
    Aku ada pertanyaan nih, misal posisi aku lagi di LN dan akte lahir asli ku adanya di LN, dan mau minta tolong teman urus di Jakarta utk legalisir Akte Lahir. Kalau melihat kasus Mba Ari akte lahir yg dilegalisir kan fotocopy-an, apakah nanti saat ambil stiker di kemenhukham dan kemenlu harus memperlihatkan Akte Lahir asli? Dan saat legalisir fotocopy akte lahir di pejabat setempat dan notaris harus menunjukkan akte lahir asli? Pejabat setempat dimaksud apakah RT/RW atau Lurah atau Camat?
    Karena saya takut akte lahir saya hilang kalau dikirim lewat pos ke Indo. Terima kasih banyak sbelumnya….

    • Hello,
      Jadi kemarin ceritanya sebelum melegalisir saya fotokopi akta lahir dan saat di legalisir oleh notaris saya diminta untuk menunjukkan akta lahir asli (walaupun at the end ya fc nya yg dilegalisir). Tapi itu untuk membuktikan bahwa fc akta lahir saya memang berasal dari akta lahir yg asli.

      Saat ambil stiker seingetku udah gak lagi menunjukkan akta lahir yang asli, karena fc nya sudah dilegalisir oleh notaris. Baiknya, coba ke notaris setempat di (Jakarta) dan tanyakan soal ini, apa memang harus bawa yg asli, atau foto dokumen aslinya saja sudah memungkinkan untuk fcnya dilegalisir. Kalau foto dokumen aslinya aja sudah bisa meyakinkan notaris untuk melegalisir fotokopiannya, berarti ya tinggal kirim foto aja tanpa harus kirim dok asli ke Indonesia.

  2. Hallo kak!
    Thank you so much udah berbagi pengalaman kakak. Aku pnya rencana married to a portuguese man nih kak tahun depan. Boleh tau gak nyari penerjemah tersumpah itu dmana kak? Makasih

    • Hai,
      Nanti di Kedutaan di info ko penerjemah yang bisa dihubungi. Kemarin aku sempat tanya, apa harus ke penerjemah yang ditunjuk ini atau aku bisa cari penerjemah lain, ternyata kedutaan prefer pakai penerjemah yang mereka referensikan ke aku. Sigh, baiklah!
      Kontaknya bisa aku kasi di email ya, boleh email ke gustianamettasari@gmail.com 🙂

  3. Hai mba, aku juga mau menikah dengan WNA dan mau catatkan pernikahan di South Africa. Persyaratannya : copy passport, copy birth certificate, SKBM yg sudah diterjemahkan, dan police Clearance. Yg aku mau tanyakan, dari dokumen tersebut manakah yg aku harus legalisir di kemenkumham dan Kemenlu ? Lalu SKBM yg sudah diterjemahkan apa perlu di legalisir oleh Capil lagi ? Terimakasih.

    • Pertanyaan ini harusnya ditanyakan ke embassy mbak. Mereka kan kasi syarat2nya apa aja, biasanya mereka info mana yg harus dilegalisir di kementerian. Karena embassynya beda, saya ga berani juga kasi saran. Kalau di case saya yang di legalisir iu birth certificate, SKBM, dan prenup.

      • Halo Ari, thank you buat tulisannya yg sudah membantu.
        Tapi ada yg mau saya tanya, apakah semua dokumen perlu legalisir dari notaris dulu sebelum kita submit ke kemenhukam dan kemenlu? Saya baca kamu pakai legalisir notaris untuk copy Akta lahir

        • Hallo mbak, iya akta lahirnya saya legalisir notaris karena demikian permintaan dari kedutaan. Tampaknya sesuai dengan tujuan dokumen dan apa permintaan institusi dimana mbak akan submit dokumen tersebut.

    • Pertanyaan ini harusnya ditanyakan ke embassy mbak. Mereka kan kasi syarat2nya apa aja, biasanya mereka info mana yg harus dilegalisir di kementerian. Karena embassynya beda, saya ga berani juga kasi saran. Kalau di case saya yang di legalisir iu birth certificate, SKBM, dan prenup.

  4. Hi Mba Ari, salam kenal.
    terima kasih banyk Mba, info dari Mba Ari sangat membantu banget.
    saya mau tanya Mba, kalo kit posisi nya ga lagi di indo, minta legalisir nya boleh diwakilkan ga Mba? ato kudu kita sendiri yang minta?

    • Hallo mbak, boleh mbak. Bahkan banyak yang lewat agen. Kalau mbak punya keluarga, bisa minta keluarga membantu 🙂

  5. Malam. Kak, untuk dokumen-dokumen yang akan kita legalisasi, mana yang terlebih dahulu dilakukan, diterjemahkan sworn baru di legalisasi atau di legalisasi dulu kemenkumham dan kemenlu baru di translate setelah dibawa ke embassy yang di indonesia?

    • Hi mbak, sepertinya itu tergantung permintaan dari institusi yang bersangkutan.
      Di kasus saya, kedutaan mintanya dokumen Indonesia saya dilegalisir dulu baru disubmit ke kedutaan.
      Setelahnya, oleh kedutaan diterjemahkan dan dilegalisir juga.

      Kalau dipikir2 legalisasi dokumen di kementerian itu kan untuk dokumen2 Indonesia yang akan dibawa utk keperluan ke/di luar negeri.
      Tapi saya ga berani menyimpulkan, lebih baik ditanya dulu ke instansi yang mensyaratkan dokumen2 mbak untuk dilegalisir.

  6. Halo mbak, makasih ya infonya:)
    Saya mau tanya..untuk prosesnya bisa langsung ga ya daftar ke kemenhumkam n kemenlu pd hari yg sama? Biar proses ambil stikernya bisa di hari yg sama gitu..secara saya tinggalnya di luar kota jakarta 🙂 thanks mbak

    • Harus di kemenhumkan dlu baru di kemenlu mbak karena ada no di stiker kemenhukam yang dimasukkan saat daftar di kemenlu.

  7. Hi mba. Infonya sangat membantu banget. Tp aq ad sedikit problem nih untuk apply legalisasi di kemlu. Benernya prosesnya gampang banget, udah bayar lunas tinggal ambil stiker. Tp aku baru sadar, aq salah input negara tujuannya. Gimana ya? Apa harus ulang lagi dr awal kemudian bayar lagi?😭😭😭

    • Waaahhh sepertinya iya mbak. Aku sebenernya kurang tau juga soal ini, tapi negara tujuan itu kan penting banget, mungkin ditanya sama petugas disana mbak.

  8. halo ka, aku mau ngurusin legalisasi dokumen nih dan butuh di translate ke bahasa inggris, nah untuk prosesnya itu sendiri apakah seleseiin legalisasi di kemenlu dulu baru di translate? atau gimana ya ka?

  9. Halo,
    Thanks a lof the info very helpful.
    Mau nanya nih unt step 2 permohonan kemenkumham apa isi nomor dokumen.
    Itu nomor apa yah yg diisi kalau aku mau legelisasinya ada dokumen surat kuasa dan fotocopy passport?
    Thank you sebelumnya

    • Nomer dokumen say, misalkan kalau akta lahir ya nomer akta lahirnya.
      Kalau surat kuasa aku kurang tw ya yang mana no dokumennya. Kalau passpor ya kemungkinan no passport
      Untuk lebih jelasnya bisa tanyakan ke petugas kemenkumham langsung say

  10. Kak, itu kok pake notaris juga ya ,,,
    Saya menikah dengan warna jerman. Di ket.tidak menerima legalisir dari notaris. Itu gimana ya ? Atau berbeda memang ?

    • Hallo say, maksudnya pake notaris yang mana kah?
      Untuk persyaratan menikah, mengacu saja ke kedutaan yang bersangkutan say, karena beda negara beda juga persyaratannya.
      Jadi ikut saja dengan persyaratan untuk casemu ya

  11. Adakah yg punya pengalaman baru2 ini melegalisir akta lahir yg udh system barcode di kemenkumhan, tanpa agen?share please Ada kendala gak

  12. Halo mba….

    Wah thanks banget ya atas info nya..jad tau kl bisa via online sekarang..
    jadi dipermudah banget ya..
    aku sudah nikah di dukcapil n surat salinan lengka[anya sudah jadi (hr ini) n belum aku ambil sih..hehehe..
    yang mau aku tanyakan adalah untuk upload dokumen nya misal surat kutipan akte nikah (ada 2 or 3 lembar)itu di upload semua atau cuma di bagian yang mau di tempel sticker aja?

    • Hi say, seneng kalo tulisanku bisa membantu. Aku sebenernya lupa2 inget sist, tapi kalau gak salah diupload semuanya. Karena aku ada prenup yang jumlahnya kurang lebih 8 hal (aku lupa), aku scan semuanya dan upload.

      • Iya Mba, terima kasih ya dah Reply….
        aku akhirnya upload semua..
        hari ini padahal rencana mau bayar n ambil sticker..berhubung internet mendadak gangguan siang banget br dpt voucher…aku dari BSD gak keburu ke Cikini cos udah hampir jam 13an..sedangkan CIK’S tutup jam 15.00 .
        akhirnya bayar aja… tapi tadi bayar via BNI gak bisa jadi bayar ke bank BTN..cuma kok status di https://legalisasi.ahu.go.id masih tetap belum bayar ya? padahal sudah beberapa jam.. apa emng begitu ya mba?

        oh iya mba mau tanya lagi..kalau legalisir di kemenlu kan via aplikasi android, itu bisa langsung hari itu dapat kode bayar dan bayar dan bisa langsung hari itu juga kita ambil ga sticker nya?

        terima kasih sekali lagi sebelum dan sesudah nya ya mba…

        • Waduh mbak Desy, saya lupa lupa inget lo karena udah cukup lama kemarin legalisirnya. Kayaknya begitu bayar besoknya saya baru ambil stikernya mbak, jadi ga sehari gitu langsung cuss ambil stiker.

    • Kalau gak dateng, gimana cara dapet stikernya say?
      Saya kurang tau cara lainnya lo. Jadi kemarin dateng langsung

  13. Mba tanya dunk, sy buat nya pasca nup, apakah harus dilegalisir juga? Karna akta prenup/pasca nup hamya berlaku di indonesia kan ya, tdk berlaku di negara lain?

  14. Mba informasinya sangat berguna, boleh saya tanya lebih detail melalui email? mohon dapat direspon, terimakasih 😊

    • Boleh mbak, tapi karena ini sudah lama saya kebanyakan udah gak inget detailnya. Lebih baik mengacu ketulisan saya ini, karena ini ditulis gak lama setelah saya apply jadi masih fresh.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*